Renungan Hr. Jumat, 04 Agust 2023 PW.St.Yohanes Maria Vianney, Im. Im. 23:1.4-11.15-16.27.34b-37; Mat. 13:54-55.56b-58 Salah satu perintah dari Sepuluh Hukum Allah, yakni Perintah Ketiga, berbunyi "Kuduskanlah hari Tuhan." Bacaan pertama dari Kitab Imamat hari ini mengingatkan kita akan Sabda Tuhan kepada Musa untuk menguduskan hari Tuhan sebagaimana sudah ditetapkan-Nya. "Hari-hari raya yang ditetapkan Tuhan, hari-hari pertemuan kudus." Gereja menetapkan hari-hari pertemuan kudus itu, merayakan misa kudus pada hari Minggu dan hari hari raya yang disamakan dengan hari Minggu. Juga hari-hari biasa dirayakan pertemuan kudus ini. Pertemuan kudus, sebab kita berjumpa dengan Tuhan yang adalah kudus. Dari Tuhan yang kudus kita menimba kekuatan dan kekudusan ilahi bagi hidup kita. Jika kita memiliki kekudusan ilahi itu maka banyak hal baik, positif dan membahagiakan boleh kita alami dalam kehidupan kita sehari hari. Akan tetapi jika kita mengabaikan...
SABDA TUHAN ADALAH PELITA HIDUP KITA Renungan Hari Minggu, Pekan Biasa IX, Tahun B, 02-06-2024 HARI RAYA TUBUH DAN KRISTUS Kel. 24:3-8; Ibr. 9:11-15; Mrk. 14:12-16.22-26 INILAH TUBUH-KU, INILAH DARAH-KU Hari ini Gereja sejagat merayakan Pesta Tubuh dan Darah Kristus. Betapa pentingnya Tubuh dan Darah Kristus yang kita sering sembah sujud dengan sebut Sakramen Mahakudus atau Ekaristi. Ekaristi merupakan puncak perjuangan dan perjalanan iman umat katolik, di mana kita umat beriman mengenangkan Pengorbanan Yesus yang menyerahkan Tubuh dan Darah-Nya sebagai santapan jiwa kita. Maka sering disebut sebagai puncak iman kita sebab dalam dan melalui Sakramen inilah kita mengalami dan merasakan kehadiran dan persatuan mesra dengan Tuhan. Maka di dalam perayaan ini hendaklah kita merefleksikan Kembali sejauh mana kedalaman penghayatan iman kita terhadap Ekaristi. Kita diajak untuk Kembali ke dalam hati kita masing-masing untuk mendalami kedekatan dan kesatuan...
Renungan Hari Sabtu, 29 Juli 2023 PW Sta Marta, Maria dan Lazarus 1Yoh. 4:7-16; Yoh. 11:19-27 Allah adalah Kasih. Semua orang beriman adalah anak-anak Allah, anak-anak Kasih. Semua anak Allah dipanggil dan diutus untuk mengasihi. Dipanggil untuk mengasihi dan diutus untuk membawa Kasih melampaui segala sekat dan batas-batas duniawi. Kasih itu datang dari Allah sebab Allah telah mengutus Anak-Nya ke tengah dunia. Tujuannya adalah agar manusia diselamatkan dan mengalami kehidupan yang datang dari Allah. Injil hari ini memperlihatkan Kasih Allah yang tidak dapat dikurung dalam kerangka "kubur" yang manusia buat. Allah mampu menghidupkan dan membangkitkan orang mati. Lazarus yang sudah beberapa hari berada dalam kuburan dibangkitkan kembali oleh kuasa Kasih Allah. Allah datang pada waktunya untuk menyelamatkan manusia. Allah selalu datang pada waktu yang ditentukan-Nya, bukan waktu yang ditentukan manusia. Hari ini Gereja memperingati pesta Santa M...
Komentar
Posting Komentar