DENGAN SUKARELA
Renungan Hari Kamis, 10-11-2022 PW. St. Leo Agung, PausPujG. Flmn. 7-20; Luk. 17:20-25 Santu Paulus berpesan kepada muridnya, Filemon, untuk menerima kembali Onesimus ke pangkuannya bukan lagi sebagai hamba, melainkan sebagai saudara. Paulus menerima dan memperlakukan Onesimus sebagai anaknya, yang dikatakannya diperoleh semenjak dia dalam penjara. Rupa-rupanya Onesimus adalah hamba dari Filemon dan mendapat perlakuan yang tidak baik dan manusiawi. Namun ketika dia diterima oleh Paulus dan melayani Paulus dalam penjara, dia diperlakukan sebagai seorang anak dan saudara. Namun Paulus tidak egois. Dia ingin ada pertobatan dari pihak Filemon, supaya dapat berubah pola pikir dan pola tindakan terhadap Onesimus. Dia bukan lagi hamba, tetapi sebagai saudara. Untuk hal ini harus dilakukan dengan hati tulus dan ikhlas, jangan merasa terpaksa. "....supaya yang baik itu kaulakukan, bukan karena terpaksa, melainkan dengan sukarela." Jika hal baik, bersikap jujur dan tulus terhadap sesa...