Postingan

SUKACITA DALAM IMAN YANG TEGUH

 Renungan Hari Kamis, 01-12-2022 PW Beato Dionisius dan Redemptus, BrwMrt.  Yes. 26:1-6;  Mat. 7:21.24-27 Yesus memberikan contoh tentang iman yang kokoh kuat itu seperti fondasi rumah yang beralaskan batu. Tamparan banjir bandang dan badai tidak merobohkan rumah itu. Hal serupa dengan iman kita, jika didasarkan pada relasi dan keintiman kita dengan Tuhan, maka apa pun cobaan, godaan dan berbagai persoalan hidup tidak meruntuhkan iman kita. Sebab Tuhan itu gunung batu bagi orang beriman.  Setiap orang beriman yang mampu melewati berbagai kesulitan dan tantangan itu patut bersuka cita di dalam imannya itu.  Beato Dionisius dan Redemptus adalah contoh orang beriman yang percaya sungguh akan penyelenggaraan Tuhan dan menjadikan Tuhan sebagai gunung batu dan dasar imannya. Mereka berbahagia (beatus) sebab Tuhan bersama mereka.  Masa Advent mesti menjadi kesempatan untuk orang beriman berbenah diri sehingga bisa melihat Tuhan sebagai gunung batu imannya dan patu...

MENJADI PEMBAWA KABAR GEMBIRA

 Renungan Hari Rabu, 30-11-2022 Pesta St. Andreas, Rasul  Rom. 10:9-18;  Mat. 4:18-22 Gereja merayakan Pesta Santo Andreas, salah seorang rasul Yesus. Andreas dipanggil oleh Yesus bersama saudaranya, Simon Petrus. Mereka adalah para nelayan di danau Genasaret. Sebuah pekerjaan yang telah ditekuni dengan setia untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari baik untuk keluarga maupun untuk masyarakat banyak.  Panggilan Yesus memikat hati mereka bahwa bukan lagi menjala ikan, tetapi jadi penjala manusia. Kebutuhan jasmani yang selama ini dipenuhi oleh mereka, kini Yesus mau agar mereka berbuat lebih yakni memenuhi kebutuhan jiwa manusia yang merindukan keselamatan.  Kabar Gembira perlu dialami oleh semua orang. Tetapi siapakah yang memberitakannya? Dibutuhkan orang-orang yang bersedia bekerja sama dengan Tuhan. Seperti Yesus yang sudah rela meninggalkan takhta Kerajaan-Nya demi membawa Kabar Sukacita Keselamatan bagi kita, kini Yesus memanggil, memilih dan mengutus man...

RAHMAT PILIHAN

 Renungan Hari Selasa, 29-11-2022 Hari Biasa Pekan Adven I Yes. 11:1-10;  Luk. 10:21-24 Yesus bersyukur kepada Bapa-Nya lantaran Bapa berkenan kepada-Nya untuk menjadi pernyataan diri Allah yang berbelas kasih kepada orang-orang lemah, tertindas dan terpinggirkan. Dia datang sebagai hakim yang adil dan memberikan kelegaan bagi orang bersengsara. Sedangkan orang yang amggap diri bijak dan pandai, Yesus tetaplah sebuah misteri yang tidak dapat dipahami. Karena mereka tidak dapat memahami Yesus, maka mereka pun tidak tahu bersyukur dan tidak memperooleh bagian dalam Kerajaan-Nya. Kita orang beriman adalah orang-orang yang terpilih berkat Sakramen Pembaptisan. Rahasia Kerajaan telah disingkapkan bagi kita dalsm diri Yesus Sang Juruselamat kita. Maka kita patut bersyukur sebab kita pun terpilih dalam Roh.  Marilah kita dalam masa Advent ini memohon rahmat Roh Kudus agar memampukan kita menghayati Sabda-Nya ini dalam kehidupan kita sehari hari dengan baik.  Salam dan berka...

MENEMPUH JALAN TUHAN

 Renungan Hari Senin, 28-11-2022 Hari Biasa Pekan Adven I Yes. 2:1-5 artau Yes. 4:2-6; Luk. 8:5-11 Saat ini Gereja sedang dalam masa Adven. Masa Adven merupakan masa umat Allah berjalan pulang. Berjalan pulang menuju rumah Tuhan, melewati jalan-jalan yang ditunjukkan oleh Tuhan sendiri. Jalan pulang itu adalah jalan pertobatan. Hanya melalui pertobatan saja umat beriman kembali mengalami damai sejahtera yang telah hilang karena dosa-dosanya.  Perwira Romawi di dalam injil pun sedang kembali kepada jalan Tuhan sambil menghantar hambanya yang sakit lumpuh. Sakit lumpuh dapat dipahami sebagai belenggu dosa yang menyebabkan orang tidak bisa berjalan lagi, namun karena perjumpaan dengan Tuhan Yesus, lumpuh dosa itu disembuhkan. Kerendahan hati sang perwira menjadi salah satu model pertobatan. Tidak dapat diragukan lagi bahwa pertobatan yang benar harus memiliki kerendahan hati yang tulus.  Saat ini kita perlu keberanian untuk bersikap rendah hati dan bertobat agar kita mengala...

BERJAGA-JAGALAH! TUHAN SEDANG DATANG.

  HARI MINGGU PEKAN I ADVEN, 27 Nopember 2022 Yes. 2:1-5; Rom. 13:11-14a; Mat. 24:37-44   BERJAGA-JAGALAH! TUHAN SEDANG DATANG. Masa Adventus dimulai. Gereja diajak untuk berziarah menuju Rumah Tuhan. Kata ‘ Ádventus’ berasal dari kata Bahasa Latin, artinya ‘kedatangan’ . Siapakah yang datang? Yang datang atau yang dinantikan kedatangannya adalah Tuhan. Tuhan yang kita Imani adalah Dia yang selalu   datang untuk menjumpai kita umat-Nya yang dikasihi-Nya. Allah selalu datang dalam sepanjang ziarah hidup manusia. Sejak awal penciptaan, Tuhan datang. Dia menciptakan langit dan bumi, dunia dan segala isinya. Namun secara istimewa Tuhan datang ketika Dia menciptakan manusia menurut citra-Nya sendiri. Luar biasa, manusia diciptakan seturut gambar dan rupa Allah, lalu menempatkan mereka di taman Firdaus. Tuhan datang dalam sejarah bangsa Israel dan sejarah umat manusia. Tatkala Allah datang memanggil Abraham dan menjadikan dia sebagai bapa banyak bangsa, dia dijadikan...

BERJAGA DAN BERDOA MEMASUKI DUNIA BARU

 Renungan Hari Sabtu, 26-11-2022 Hari Biasa Pekan XXXIV - Tahun C/II Why. 22:1-7; Luk. 21:34-36 Ini hari terakhir masa biasa dalam lingkaran tahun liturgi Gereja. Di hari terakhir ini Sabda Tuhan memberikan suatu harapan baru yang membahagiakan. Pengelihatan Yohanes menggambarkan suatu dunia baru yang damai, rukun, tanpa permusuhan dan perselisihan, tanpa kebencian dan balas dendam. Alam lingkungan yang selalu dialiri air yang menyejukkan, menghidupkan dan menyegarkan sebagai simbol kehidupan baru di dalam Roh-Nya.  Yesus dalam injil menasihati para murid-Nya untuk selalu berwaspada dan berjaga jaga untuk menyambut kedatangan Tuhan yang kedua. Jangan terbuai dalam kesenangan duniawi-manusiawi yang menghanyutkan. Tetaplah berdoa sebagai senjata yang memberikan kekuatan dan ketabahan hati. Dengan cara ini kita memperoleh kekuatan sempurna di dalam Kristus Yesus Sang Juruselamat dunia.  Marilah kita memohon rahmat pertobatan dan kekuatan Roh Kudus agar memampukan kita mengha...

SABDA TUHAN TIDAK AKAN BERLALU

 Renungan Hari Jumat, 25-11-2022 Hari Biasa Pekan XXXIV - Tahun C/II Why. 20:1-4.11-21:2; Luk. 21:29-33 Saat akhir itu Segera tiba. Segala nubuat akan terwujud. Masih diberi kesempatan untuk mengambil keputusan. Mau bertobat atau tetap berkeras hati? Tanda-tanda zaman sudah diberikan. Itu ibarat lonceng kematian yang segera dibunyikan.  Yohanes dalam Pengelihatannya nampak jelas dua dunia yang kontras berbeda karena sikap hidup. Yang terjebak dalam kenikmatan duniawi dan tawaran iblis berada dalam tempat derita tanpa akhir. Sedangkan pemandangan lain terjadi atas diri para pejuang iman yang tangguh. Kepala mereka dipenggal, darahnya ditumpahkan oleh karena nama Kristus, akan tetapi mereka bangkit kembali dan tinggal di dalam ruang kebahagiaan. Ada buku kehidupan yang mencatat nama mereka di dalamnya. Tanda-tanda alam dikedepankan oleh Yesus agar orang beriman hidup dalam keseimbangan yang bijaksana. Berada di tengah dunia, namun memiliki kekuatan untuk bertahan sehingga tidak ...