PENDERITAAN SALIB ITU NYATA
SABDA TUHAN
ADALAH PELITA HIDUP KITA
Renungan Hari Senin,
Pekan Paskah VII, 13-05-2024
Kis. 19:1-8;
Yoh. 16:29-33
PENDERITAAN
SALIB ITU NYATA
Yesus berbicara
terus terang kepada para murid-Nya, bahwa diri-Nya adalah Mesias dari Allah. Jalan
yang ditempuh oleh Yesus adalah jalan penderitaan, jalan salib untuk memenuhi
seluruh misi-Nya. Para murid pun menyatakan kepercayaan mereka Ketika mendengar
pernyataan Yesus. Yesus tidak lagi bicara pakai kiasan, tetapi terus terang. Dengan
keterusterangan itu sesungguhnya Yesus hendak meneguhkan para murid-Nya untuk
jangan takut dengan penderitaan yang akan dihadapi. Sebab jalan penderitaan
melalui salib itu nyata dan terjadi di sepanjang hidup orang beriman. Kejadian penolakan,
pengkhianatan, pembunuhan bukan hanya terjadi pada Yesus dan murid-murid
sezamannya, melainkan akan terjadi sepanjang hidup orang beriman. Sebab Yesus
sudah berkata, “Karena nama-Ku, kamu akan ditolak, dianiaya, dibunuh….”
Bagi kita para
beriman mengalami penderitaan, penganiayaan dan salib merupakan jalan untuk
semakin merasakan kehadiran Roh Kudus yang membela dan membantu kita
sebagaimana dijanjikan Yesus. Maka kita harus percaya, seperti para murid yang
berkata kepada Yesus, “sekarang kami percaya, bahwa Engkau datang dari
Allah.”
Mari kita memohon
kehadiran Roh Kudus agar memampukan kita untuk menghadapi semua situasi sulit
di dalam hidup kita sehari-hari. Semoga kita menjadi perpanjangan mulut Allah
dalam menyalurkan Rahmat kasih kepada sesame dan dunia semesta.
Semoga kita sekalian senantiasa diberkati oleh Allah
Tritunggal Mahakudus : (+) Bapa dan Putera dan Roh
Kudus. Amin.
Salam dan berkat,
Pastor Paroki EKUKARDO,
P. Kris Sambu, SVD
Komentar
Posting Komentar